Kamis, 28 Februari 2013

Pemain Barca Bela Buruknya Penampilan Messi

Penampilan Lionel Messi tidak terlalu memuaskan pada beberapa laga penting terakhir. Namun, pemain-pemain Barcelona langsung membela sang "Mesin Gol".

Penampilan Messi mendapatkan kritik keras setelah tidak memberikan kontribusi banyak saat ditundukan AC Milan dan Real Madrid pekan ini. Penyerang asal Argentina itu tampak mati kutu sepanjang 90 menit.

Saat bertandang ke San Siro, Messi tampak sangat tumpul. Beberapa giringan bola dan eksekusinya gagal menemui sasaran dengan tepat. Peraih empat kali trofi Ballon d'Or itu lalu kembali tampil mengecewakan saat Barca menjamu Real Madrid di leg kedua semifinal Copa Del Rey.

Sepanjang pertandingan, Messi tercatat hanya membuat satu peluang lewat tendangan melengkungnya yang melebar tipis dari gawang Madrid. Itu pun dari bola mati. Messi tampak tak berdaya menghadapi kurungan pemain lawan.

Namun, buruknya performa bintang Camp Nou itu langsug mendapat pembelaan dari punggawa-punggawa Barcelona.

"Ini masalah tim, bukan masalah Leo bermain baik atau buruk. Leo memang menjadi pemain kunci kami, tapi yang pasti kami sangat buruk dalam penyelesaian akhir," tutur gelandang Barca, Andres Iniesta, ketika ditanya soal form Messi oleh AS.

Tidak hanya Iniesta, bek sayap Barca, Jordi Alba, pun angkat bicara soal kritik yang menimpa Messi.

"Jika ada pemain yang bisa membuat perubahan besar di sepakbola modern, tidak ada orang lain selain Leo," bela Alba, seperti dinukil dari Marca.

"Dia adalah rekan yang menyenangkan dan dia memperlakukan saya dengan baik sejak awal bergabung. Dia bersikap sangat menyenangkan dan membuktikan bahwa dia yang terbaik di atas lapangan," tambah bek Timnas Spanyol itu.

Sampai saat ini Messi masih menjadi andalan Barca dalam urusan mencetak gol ke gawang lawan. Sepanjang musim ini, ia sudah membukukan 49 gol dalam 38 laga di semua kompetisi.

Messi masih punya peluang untuk membuktikan kualitasnya saat kembali menantang Madrid pada Sabtu, 2 Maret 2013, lalu pada lanjutan Liga Champions kontra AC Milan pekan berikutnya,

Aksi Sosial Messi untuk Asia Tenggara

Bintang Barcelona Lionel Messi terpilih menjadi duta perusahaan telekomunikasi Ooredoo. Ooredo merupakan perusahaan telekomunikasi yang berbasis di Qatar. Perusahaan milik negara itu sebelumnya bernama Qtel (Qatar Telekomunikasi).

Dalam kerjasama ini, nantinya organisasi sosial milik Messi, The Leo Messi Foundation bersama Ooredoo akan mengembangkan sejumlah program amal bagi remaja tidak mampu di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara hingga Asia Tenggara.

"Saya senang bisa bekerjasama dengan Ooredoo untuk berbagi ide yang sama. Langkah sederhana bisa membuat perbedaan. Ketika saya mengunjungi anak-anak sakit di rumah sakit, saya melihat ada imbas positif atas kehadiran public figure," kata Messi seperti dilansir Tribal Football.

"Sangat menyenangkan bisa bekerjasama dengan Ooredoo. Kerjasama ini bisa membantu yayasan saya membantu di segmen baru. Bagaimana mendukung para remaja untuk mendapatkan peluang terbaik dan membuat impian mereka menjadi kenyataan," lanjutnya.

Sementara itu Direktur Eksekutif Ooredoo, Nasser Marafih menambahkan pemilihan atlet sepakbola dunia seperti Messi bisa memberikan inspirasi bagi para remaja. "Atlet hebat akan menginspirasi para untuk mengisi hidup mereka," katanya.

"Messi adalah pahlawan bagi kaum muda dari Jakarta hingga Doha. Duta baru kami ini akan berbagi keyakinan bahwa semua remaja harus memberikan yang terbaik dalam menjalani hidup dan kesempatan yang ada. Kami bangga bisa bekerja sama dengannya (Messi)," lanjutnya. (sj)(Viva)

Alba Impikan Jebol Gawang Madrid di Bernabeu

Bek kiri Barcelona, Jordi Alba, menyatakan bakal "menggila" jika bisa mencetak gol ke gawang Real Madrid di Santiago Bernabeu. Alba mencetak satu gol kala Barca ditekuk Madrid 1-3 di Camp Nou dalam ajang Copa del Rey tengah pekan ini.

Kedua tim akhir pekan ini kembali bertanding. Namun, kali ini di ajang La Liga dan akan digelar di kandang Madrid, Santiago Bernabeu. "Jika saya bisa mencetak skor di Bernabeu, saya bakal menggila," kata mantan pemain Valencia itu kepada DiR.

"Saat pertama (di Barca), saya harus berjuang karena mengalami sakit selama dua pekan. Tapi, setelah melawan Sevilla, saya merasa segalanya berjalan fantastis. Saya merasa luar biasa," ungkap Alba mengenang awal kariernya di Barca awal musim ini.

Barcelona wajib memetik kemenangan di laga nanti, demi menjaga jarak poin dari para pesaing mereka di klasemen La Liga. Selain itu, kemenangan akan diperuntukkan kepada pelatih Tito Vilanova yang sedang menjalani pengobatan penyakit kanker di New York.

"Tito adalah sosok yang luar biasa. Dia sangat rendah hati. Dia berjuang keras untuk kembali dan kami pun mengharapkan dia segera bersama kami lagi. Kami berjuang untuknya dan para fans Barcelona. Jika kami menang, kemenangan ini untuknya," lanjut Alba. (art )(Viva)

Trophy CdR Tidak Terlalu Penting

Gelandang Barcelona, Xavi, mengungkapkan bahwa trofi Copa Del Rey tidak terlalu penting setelah tersingkir dari perebutan juara. Blaugrana tersingkir pada babak semifinal di tangan Real Madrid.
Pasukan Katalan harus menanggung malu di Camp Nou saat dipermak 1-3 oleh Madrid, Rabu dini hari WIB kemarin. Barca pun akhirnya tersingkir karena kalah agregat 2-4. Rasa kecewa jelas muncul, namun Xavi menegaskan Blaugrana saat ini fokus ke ajang yang lebih penting.

"Ini adalah sebuah kemunduran lagi setelah kekalahan dari AC Milan, tapi kami harus terus melangkah. Ya, kami tidak bisa juara tapi ini tidak begitu penting," tutur Xavi, seperti dilansir As.

"Kami masih mengejar dua gelar penting lainnya. Kami harus kembali ke jalur kemenangan melawan Madrid akhir pekan ini dan tetap menjaga harga diri kami," tambahnya.

Setelah laga El Clasico Copa Del Rey Selasa dini hari kemarin, El Clasico akan kembali digelar kali ini di ajang La Liga. Laga hari Sabtu mendatang, 2 Maret 2013 atau Minggu dini hari WIB, akan digelar di Santiago Bernabeu.

'Barca Butuh Vilanova, tapi Kesehatannya Lebih Penting'

Barcelona - Andres Iniesta mengakui bahwa Barcelona membutuhkan kehadiran pelatih Tito Vilanova di tengah-tengah tim. Namun, dalam kondisi sekarang, kesehatan Vilanova adalah yang terpenting.

Sebagaimana diketahui, penyakit tumor pada kelenjar liur (parotid) Vilanova kambuh pada akhir tahun lalu. Setelah dioperasi, Vilanova masih harus menjalani kemoterapi dan radioterapi. Belakangan ini, dia berada di New York untuk menyembuhkan penyakitnya.

Hal tersebut membuat Barca harus menghadapi berbagai kompetisi tanpa didampingi sang pelatih. Untuk sementara, mereka dipimpin oleh asisten Vilanova, Jordi Roura.

Di bawah komando Roura, Barca sebenarnya masih relatif stabil dan cuma kalah tiga kali. Tapi, dua dari tiga kekalahan itu terjadi di laga-laga krusial.

Azulgrana kalah 0-2 dari AC Milan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Untuk bisa lolos, mereka harus bekerja keras dan menang dengan selisih minimal tiga gol pada pertemuan kedua.

Kekalahan lainnya terjadi di ajang Copa del Rey. Barca ditundukkan Real Madrid 1-3 di leg kedua babak semifinal dan akhirnya kalah agregat 2-4.

Iniesta membenarkan bahwa ketiadaan Vilanova cukup memengaruhi tim. Apalagi, dalam situasi sulit seperti sekarang, mereka butuh sosok sang pelatih.

"Akan jadi sebuah kebohongan kalau saya bilang hal itu tidak melukai kami. Itu alami dan logis, tidak memiliki figur pelatih kepala tidak mudah buat kami. Ini adalah situasi yang sulit dan figur pelatih adalah sesuatu yang penting bagi tim," ungkap Iniesta di Football Espana.

"Saya tahu ada teknologi dan pelatih sudah melakukan yang terbaik agar tetap terhubung dengan kami. Tapi, kami tak lantas akan meminta Tito kembali hanya karena kami kalah di laga-laga itu," jelasnya.

Iniesta mengatakan, untuk saat ini kesehatan Vilanova adalah yang paling utama. Dia juga yakin staf kepelatihan yang ada di Barcelona bisa mengisi lubang yang ditinggalkan Vilanova.

"Kesehatannya adalah prioritas dan kami memercayai staf kepelatihan yang ada di sini. Kami berharap saat Tito kembali kami masih unggul jauh di liga dan masih bertahan di Liga Champions," katanya.(Detik)

El Clasico Jilid VI di Musim ini

Dua El Clasico tersaji dalam empat hari. Akhir pekan ini duel dua raksasa Spanyol itu adalah pertemuan keenam mereka di musim ini.

Dari lima perjumpaan sebelumnya, Real Madrid baru saja unggul 3-2, setelah mereka mengalahkan rivalnya itu di Camp Nou hari Selasa (26/2) lalu, dengan skor 3-1 di leg kedua babak semifinal Copa del Rey.

Sebelumnya, kedua tim saling mengalahkan di dua pertandingan Piala Super Spanyol, dan bermain seri di pekan ketujuh La Liga di Catalan, dan imbang 1-1 di laga pertama Copa, akhir Januari di Santiago Bernabeu.

Madrid mendapat pujian besar ketika berhasil menaklukkan Carles Puyol dkk. dua hari lalu, karena bahkan sempat leading sampai 3-0. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Barca seperti lebih diketahui titik celahnya, walaupun untuk urusan dominasi bermain mereka masih tak tertandingi.

Menjelang pertemuan keenam mereka hari Sabtu (2/3) lusa di Bernabeu, fans Madrid tentu berharap Jose Mourinho bisa mengulang performa mereka yang terakhir. Sebabnya, mereka membutuhkan itu bukan lagi untuk "gengsi-gengsian", melainkan karena anak-anak Los Blancos memerlukan kemenangan itu jika masih berambisi menjuarai liga.

Selisih 16 poin memang jarak yang jauh. Apalagi Madrid pun masih di bawah Atletico Madrid yang menduduki tempat kedua di klasemen sementara. Namun, apabila Barca berhasil mereka kalahkan (lagi), maka jarak itu sedikit merapat, dan setiap peluang menjadi berarti.

Jikapun kans menjuarai La Liga sudah terlanjur kecil, Mourinho harus menjaga moral timnya dengan memenangi setiap pertandingan penting. Soalnya ia masih berharap besar bisa berjaya di kompetisi Eropa. Dus, apabila nanti bisa mengalahkan Barca, Xabi Alonso dkk. mendapat modal berharga untuk terbang ke Inggris dan menghadapi Manchester United di leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Sebaliknya, misi Barca di Bernabeu kali ini adalah mengembalikan form. Mereka memang masih yang paling berpeluang menjuarai Liga Spanyol. Tapi, kekalahan dari AC Milan dan Madrid dalam sepekan terakhir bukanlah sesuatu yang menyenangkan buat mereka.

Sementara itu, duel sengit lain akan terjadi di Estadio La Rosaleda pada Minggu (3/3) malam. Tuan rumah Malaga, yang saat ini ada di posisi keempat, akan menjamu Atletico Madrid.

Malaga sedang dalam misi mempertahankan peluangnya untuk tetap di posisi empat besar, supaya musim depan bisa mengikuti Liga Champions lewat jalur kualifikasi. Mereka juga pasti ingin membalas kekalahan dari Atletico di pertemuan pertama, ketika takluk 1-2 di Vidente Vidente Calderon.(Detik)
FCBfeel, Global Passion!
Cules of 167 different nationalities, await you in FCBfeel.
Find friends with your same passion. Go to www.fcbfeel.com

Rabu, 27 Februari 2013

"Barca Membuat Kesalahan"

Bek kanan Barcelona, Dani Alves menyesalkan kekalahan timnya atas Real Madrid di laga leg kedua semifinal Copa Del Rey, Selasa 26 Februari 2013 atau Rabu dini hari WIB.

Hanya butuh hasil seri 0-0, Blaugrana justru harus kebobolan dari menit 13 lewat penalti Cristiano Ronaldo. CR7 bahkan menggandakan kedudukan menjadi 2-0 di menit 57. Barca baru bisa membalas lewat gol Jordi Alba di menit 89 dan memperkecil ketinggalan menjadi 3-1. Satu gol Madrid lainnya dicetak bek Raphael Varane.

"Tim tidak bermain dengan baik dan yang terjadi di lapangan bukanlah gaya permainan kami. Pemain tahu mereka tidak boleh melakukan kesalahan di laga besar seperti ini. Ini yang harus kami pelajari," papar Alves seperti dilansir situs resmi klub.

"Mereka sangat cepat dalam melakukan serangan balik dan bertahan dengan baik," lanjut Alves.

Gelandang bertahan Sergio Busquets juga mengakui jika Barca tidak dalam keadaan yang bagus. Di tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka hanya menang sekali di ajang La Liga lawan Sevilla, pekan lalu. Di Liga Champions mereka takluk 0-2 dari AC Milan

"Kami bermain cukup baik dan hasilnya tidak sesuai dengan keinginan kami, mereka mencetak dua gol dan cukup membuat frustrasi. Saat ini kami tidak bermain dengan baik. Tapi kami akan selalu berjuang, apalagi di Liga Champions, saya tahu akan sulit tapi tidak ada yang tidak mungkin." (Viva)

Sabtu, 23 Februari 2013

Tetap Garang di Liga

News- Barcelona berhasil mengalahkan Sevilla 2-1 dalam lanjutan La Liga di Camp Nou, Minggu 24 Februari 2013. Tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, Barca justru sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Mengawali laga, Barca langsung mengancam gawang Sevilla dengan dua peluang lewat sepakan Andres Iniesta dan Dani Alves. Namun masih bisa diblok dua peluang itu. Menit 17, giliran Lionel Messi yang mampu dihalau dengan baik oleh pertahanan kubu tamu.
 
Di tengah gempuran yang dilancarkan Barca, Sevilla yang minim peluang justru mampu mengejutkan kubu tuan rumah dengan mencuri gol di menit 42. Gol pembuka di laga ini dicetak oleh Alberto Botia yang memanfaatkan umpan silang dari Coke. 

Tertinggal satu gol membuat Barca tersengat. Lionel Messi dan kawan-kawan langsung meningkatkan intensitas serangan Di menit 52, striker Barca David Villa berhasil mencetak gol penyeimbang melalui sundulannya memanfaatkan umpan Alves. Skor 1-1.

Delapan menit berselang atau tepatnya menit 60, Messi sukses membawa Barca berbalik unggul. Setelah tendangan striker mungil asal Argentina itu usai mendapat umpan dari Cristian Tello gagal diantisipasi kiper Sevilla, Federico Fazio. Skor 2-1
Hingga laga usai, tidak ada gol tambahan tercipta. Skor bertahan 2-1 untuk kemenangan Barcelona. Raihan tiga poin ini membuat Barca kembali menjaga jarak dari Real Madrid menjadi 16 poin. (VivaNews)

Jumat, 22 Februari 2013

• Peace! Barcelona Ajukan Proposal Laga Persahabatan vs Israel- Palestina •


News -Barcelona resmi mengajukan proposal kepada kedua pemerintah Israel dan Palestina untuk mengadakan laga persahabatan bulan Juli 2013 mendatang.

Laga ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 31 Juli 2013 antara Barcelona melawan tim gabungan yang berisikan pemain-pemain Muslim dan Yahudi. Tidak tanggung-tanggung, Barcelona siap membawa kekuatan penuhnya termasuk Lionel Messi, jika pemerintah Israel dan Palestina menyetujui proposal ini.

Tujuan Barcelona mengadakan laga persahabatan ini adalah demi terciptanya kedamaian antara dua negara tersebut. Presiden Barcelona Sandro Rosell juga berencana mengunjungi Jerusalem dan Ramalla untuk membicarakan rencana ini dengan pemerintah kedua negara.

Barcelona sudah pernah mengadakan laga perdamaian ini sebelumnya di tahun 2005 di Camp Nou, menghadapi tim gabungan Israel-Palestina.

“Barca ingin berkontribusi dengan menjadi jembatan perdamaian antara masyarakat Israel dengan Palestina, melalui olahraga dan edukasi,” kata Rosell.

“Ketiga pihak (Barcelona-Israel-Palestina) telah siap untuk mewujudkan rencana ini, dan sekarang kami akan bekerja bersama untuk melangsungkan acara ini.”

Barcelona juga membuat sebuah video yang menunjukkan komitmen mereka untuk menjadi jembatan perdamaian.[sundul.com]